CgAi70iWShD0m9VqH1PKnZAfEsE
Tampilkan postingan dengan label Grafis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Grafis. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 November 2012

Kartu Nama Unik Creative Name Card

Kartu Nama Unik

Kartu nama adalah sebuah benda kecil yang cukup unik, aneh tapi besar sekali manfaatnya. Kartu nama merupakan salah satu alat yang bisa kita gunakan untuk menerangkan identitas kita. Semua hal bisa kita cantumkan dalam kertas kecil tersebut, nama, alamat, pekerjaan dan sebagainya, yang pasti itu semua menerangkan tentang diri kita. Besar manfaat, ya ketika kita bertemu dengan banyak orang baru, tidak mungkin orang-orang baru tersebut bisa langsung mengenal kita mulai dari nama, alamat, pekerjaan ataupun yang lain, oleh sebab itu kita perlu sebuah kartu nama.
Bentuk kartu nama pun makin lama tidak hanya sebatas kertas kotak saja, namun banyak bentuk unik dan yang lebih menerangkan tentang indetitas kita, terutama pekerjaan kita. Semisal seorang pemilik usaha bus, dia bisa membuat kartunama berbentuk busnya, paling tidak itu bisa lebih mengenalkan tentang usahanya. :D
Nah, itu diatas adalah Contoh Desain Kartu Nama Unik, Kreatif dan Keren
READ MORE - Kartu Nama Unik Creative Name Card

Rabu, 08 Agustus 2012

Karikatur Soeharto


Biografi SOEHARTO


Jend. Besar TNI Purn. Haji Muhammad Soeharto, (ER, EYD: Suharto) (lahir di Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta, 8 Juni 1921 – meninggal di Jakarta, 27 Januari 2008 pada umur 86 tahun[1]) adalah Presiden Indonesia yang kedua (1967-1998), menggantikan Soekarno. Di dunia internasional, terutama di Dunia Barat, Soeharto sering dirujuk dengan sebutan populer "The Smiling General" (bahasa Indonesia: "Sang Jenderal yang Tersenyum") karena raut mukanya yang selalu tersenyum di muka pers dalam setiap acara resmi kenegaraan.
Sebelum menjadi presiden, Soeharto adalah pemimpin militer pada masa pendudukan Jepang dan Belanda, dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal. Setelah Gerakan 30 September, Soeharto menyatakan bahwa PKI adalah pihak yang bertanggung jawab dan memimpin operasi untuk menumpasnya. Operasi ini menewaskan lebih dari 500.000 jiwa.[2]
Soeharto kemudian mengambil alih kekuasaan dari Soekarno, dan resmi menjadi presiden pada tahun 1968. Ia dipilih kembali oleh MPR pada tahun 1973, 1978, 1983, 1988, 1993, dan 1998. Pada tahun 1998, masa jabatannya berakhir setelah mengundurkan diri pada tanggal 21 Mei tahun tersebut, menyusul terjadinya Kerusuhan Mei 1998 dan pendudukan gedung DPR/MPR oleh ribuan mahasiswa. Ia merupakan orang Indonesia terlama dalam jabatannya sebagai presiden. Soeharto digantikan oleh B.J. Habibie.
Peninggalan Soeharto masih diperdebatkan sampai saat ini. Dalam masa kekuasaannya, yang disebut Orde Baru, Soeharto membangun negara yang stabil dan mencapai kemajuan ekonomi dan infrastruktur. Suharto juga membatasi kebebasan warganegara Indonesia keturunan Tionghoa, menduduki Timor Timur, dan dianggap sebagai rezim paling korupsi sepanjang masa dengan jumlah $AS 15 miliar sampai $AS 35 miliar.[3] Usaha untuk mengadili Soeharto gagal karena kesehatannya yang memburuk. Setelah menderita sakit berkepanjangan, ia meninggal karena kegagalan organ multifungsi di Jakarta pada tanggal 27 Januari 2008.
READ MORE - Karikatur Soeharto

Sabtu, 10 Maret 2012

Contoh Karikatur Perahu


Sample KARIKATUR "PUJI (perahu)"

untuk pemesanan design KARIKATUR lain Contact CPYdesign :
0838 6701 6531
READ MORE - Contoh Karikatur Perahu

Sabtu, 25 Februari 2012

Contoh Design Kaos Lembuswana


Dari sisi mitos dan legenda, maka kondisi geografis alam tempat sebuah komunitas bisa melahirkan berbagai cerita. Wilayah Kalimantan memiliki banyak sungai-sungai raksasa dan sangat panjang, misalnya di Kaltim terdapat sungai yang lebarnya ratusan meter, yakni Sungai Mahakam dengan panjang 920 Km melintasi tiga daerah Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Samarinda, lalu Sungai Kayan mencapai 640 Km di Kabupaten Bulungan.

Khususnya Sungai Mahakam, masyarakat percaya bahwa terdapat seekor ular naga raksasa yang menjaga sungai tersebut. Konon katanya, saking besarnya naga tersebut, disebutkan bahwa kepalanya ada di Kota Tenggarong dan ekornya sampai Kota Samarinda. Sebagai wujud kepercayaan masyarakat tersebut, maka diadakanlah ritual peluncuran Naga Erau di Sungai Mahakam yang disisipkan sebagai salah satu bagian dari rangkaian upacara adat Erau di Kota Tenggarong, Kab Kutai Kartanegara.

Erau adalah upacara adat yang dahulunya dilaksanakan sebagai upacara kerajaan ketika terjadi perpindahan kekuasaan. Namun kini, karena sistem pemerintahan tidak lagi berbentuk kerajaan, maka Erau dilaksanakan sebagai even budaya untuk memperingati HUT Kota Tenggarong, yakni pada tanggal 29 September. Prosesi peluncuran Naga Erau yang terbuat dari kain, bambu serta kayu itu adalah sebagai tanda (simbolis) bahwa akan ditutupnya atau telah selesainya rangkaian pesta budaya Erau. Ritual yang melibatkan tokoh masyarakat dan sultan Kutai itu melambangkan tanda syukur warga setempat yang selama ini telah mendapat limpahan rahmat dari Allah serta permohonan tolak bala agar negeri ini selalu tentram dan damai. Ular Naga Erau tersebut tidak terlepas dari mitologi Kutai tentang sebuah bayi perempuan yang dikawal seekor naga dan dibawa binatang mistis, Lembuswana.
READ MORE - Contoh Design Kaos Lembuswana